ADILOKA.NEWS. Bagaimana kisah lengkapnya Muryoto yang awalnya hanya menjadi seorang reseller akhirnya menjadi pebisnis sukses?
Menjadi seorang reseller sering dianggap sebelah mata karena hanya menjual produk orang lain tanpa ada kepemilikan bisnis. Namun, jangan salah sangka, sudah banyak kisah sukses reseller yang sudah terbukti menghasilkan. Bahkan keuntungannya tidak main-main. Salah satu kisah seorang reseller sukses adalah Muryoto, seorang reseller yang sudah menghasilkan penjualan dan keuntungan hingga ratusan juta rupiah.
Kebutuhan akan fashion, terutama bagi anak muda seolah telah menjadi hal yang wajib untuk dipenuhi. Celah ini yang coba dimanfaatkan oleh Muryoto, Pria asal Desa Cepagan, Kec Warungasem Batang, dengan menjual kebutuhan fashion bagi anak muda seperti jeans dan lain-lain. Ia memulai menjadi reseller sejak tahun 2013 yang saat itu masih berstatus karyawan di salah satu Bank Pemerintah.
Setelah sukses dan banyak menyerap ilmu bisnis sebagai seorang reseller. Akhirnya Muryoto memutuskan untuk meningkatkan dirinya dengan tidak lagi menjadi seorang karyawan yang saat itu masih disandangnya dan beralih membuka bisnis sendiri dalam bidang fashion. Pada tahun 2015 ia mulai memproduksi sendiri celana wanita dan pria dari bahan katun tuwil street atau bahan polyester. Berawal dari penjualan offline mulai satu lusin per minggu hingga mencapai 300-400 lusin per minggu yang ia kirim kepada pelanggannya di seluruh Jawa hingga Indonesia Timur, Kalimantan dan Makasar.
“Alasannya karena produk seperti celana ini tidak pernah mati, celana ada terus dan disukai terus, mungkin modelnya saja yang tergantung musim. Sebelumnya tidak memakai brand, teman hanya pesan biasa, kemudian saya buat. Tetapi sekarang sudah punya dan lebih punya tanggung jawab ke brand yang sudah dibangun ini, ” ujarnya. Kemudian Muryoto membuat merk brandnya yang dia beri nama ‘Alya Pants’.
Sudah berjalan beberapa tahun, ‘Alya Pants’ sudah menghasilkan hingga ratusan juta rupiah. Meski banyak rintangan dan cobaan, ia tidak perlu lagi belajar dari awal. Dengan pengalamannya sebagai reseller, berbagai permasalahan tentu menjadi lebih mudah untuk mencari solusinya.
Agar bisnisnya tetap survive dalam menghadapi tuntutan perubahan zaman dan teknologi, pada tahun 2018 Muryoto mencoba scale up usahanya di penjualan online juga. Supaya penjualan offline dan online bisa berjalan keduanya, Muryoto berbagi tugas antara offline dan online, untuk penjualan online dibantu oleh istrinya. Penjualan online semakin meningkat dengan omzet penjualan 25-40 pcs per hari. Pada tahun 2019 Muryoto memberanikan diri merekrut karyawan untuk membantu bisnisnya dari 1 orang karyawan dan sekarang sudah ada 3 orang karyawan.
“Di tengah situasi pandemi Corona saat ini penjualan secara online adalah solusi tebaik saat ini, sehingga tetap survive sampai saat ini” ujarnya
Melihat kisah sukses seorang Muryoto yang memulai bisnis sebagai reseller ternyata bukan hal yang mudah dan tak bisa dipandang sebelah mata. Justru banyak hal yang dipetik jika memulai bisnis sebagai seorang reseller. Ke depan, Muryoto ingin terus mengembangkan bisnisnya ini dengan terus memperbanyak model celana serta berharap kedepan bisa memiliki banyak outlet sendiri sehingga bisa menjadi pebisnis yang sukses.
Jika Muryoto saja bisa, Anda pun bukan tak mungkin menjadi reseller yang nantinya juga bisa sesukses bisnis owner. Asalkan tak pantang menyerah dan selalu mau belajar juga pandai melihat peluang. Jadi kapan Anda akan memulai bisnis sebagai seorang reseller dan membuat kisah reseller sukses yang lainnya? (NZ)
