ADILOKA.CO.ID – Kerja sama Barcelona dengan Spotify sabagai sponsor utama mulai musim panas 2022 akan memberikan catatan baru dalam sejarah klub karena melibatkan penamaan stadion. Dilansir dari Kompas.com, Barcelona telah mengumumkan sponsorship ini pada Selasa 15 Maret 2022. Namun, klub belum mengumumkan nilai kemitraan yang akan berlangsung selama empat musim itu.
Disisi lain, Carrusel Deportivo mengklaim, sponsorship hanya untuk kostum bernilai sekitar 280 juta euro (sekitar Rp 4,383 triliun). Artinya, rata-rata Barca mendapat 70 juta euro (sekitar Rp 1,095 triliun) per musim, hanya dari sponsor yang terpampang di kostum.
Hal menarik lain dari kerja sama sponsorship ini adalah perubahan nama stadion kebanggaan Barcelona, Camp Nou. Stadion berkapasitas 100.000 orang itu akan berubah nama menjadi Spotify Camp Nou mulai musim depan. Nama perusahaan musik asal Swedia ini pun akan terpampang di kostum utama tim putra dan putri Barcelona serta di kostum latihan tim. Ini akan menjadi sejarah baru karena untuk kali pertama Barcelona rela mengganti nama stadion.
Sebelumnya, Barca pun sudah melanggar tradisi karena pada 2006. Mereka menerima sponsor di kostum. Padahal sebelumnya Barca selalu menolak sponsor di kostum utama. Saat ini, Barca masih terikat kontrak dengan perusahaan e-commerce asal Jepang, Rakuten. Kerja sama tersebut akan berakhir pada musim panas ini. Barca dan Rakuten diketahui melakukan kesepakatan pada 2017.
Sebenarnya, kontrak berlangsung empat tahun senilai 60 juta euro (sekitar Rp 939,428 miliar) per musim. Kontrak ini diperpanjang satu tahun sebagai tambahan di bawah persyaratan baru yang dikurangi tahun lalu karena dampak pandemi Covid-19. Kini Spotify pun menggeser kedudukan Beko yang sudah terpampang di kostum latihan tim sejak 2018. Akun Twitter resmi Spotify pun telah mengonfirmasi kerja sama ini.
Sponsor baru ini tentu saja memberikan nafas lega bagi Barca, yang sedang mengalami masalah keuangan. Presiden Barcelona, Joan Laporta, sebelumnya telah mengakui bahwa klub memiliki utang 1,35 miliar euro (sekitar Rp 21,137 triliun).
“Kami sangat bangga mengumumkan aliansi perintis seperti ini dengan perusahaan terkenal di dunia seperti Spotify,” demikian pernyataan Laporta.
Ia berharap kerja sama ini dapat membuat klub merasa lebih dekat dengan para penggemar.
“Kemitraan ini akan memungkinkan kami terus membawa klub lebih dekat dengan fans dan membuat mereka merasa, terlebih lagi, sebagai bagian dari keluarga Barca melalui pengalaman unik, menggabungkan dua aktivitas seperti hiburan dan sepak bola, memungkinkan kami terhubung dengan pemirsa baru di seluruh dunia.”
Memang, pada Desember 2021, Laporta mengonfirmasi bahwa klub terbuka menjual hak penamaan Camp Nou. Padahal, Camp Nou merupakan stadion bersejarah tim Catalunya itu. Langkah tersebut diambil untuk membantu membiayai pembangunan kembali Camp Nou. Pembangunan kembali nitu membutuhkan dana mencapai 1,5 miliar euro (sekitar Rp 23,485 triliun). Hal ini pun berimbas pada hengkangnya CEO Ferran Reverter.
Pada Selasa 15 Maret 2022 pagi, Barcelona pun mengumumkan pengunduran diri CEO Ferran Reverter. Menurut sumber ESPN, Ferran termasuk sosok yang menentang kerja sama dengan Spotify. Ini akan menjadi kali pertama stadion Barcelona dikaitkan dengan merek komersial. Padahal, Camp Nou tidak pernah berubah sejak 1957.
(*)
