Taiyo Furusato dan Mario Aji

ADILOKA.CO.ID – Pembalap Moto3 asal Indonesia, Mario Aji gagal meraih poin saat mengikuti kejuaraan MotoGP Argentina. Balapan Moto3 Argentina digelar sepanjang 21 laps di sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu 3 April 2022. Pembalap GasGas, Sergio Garcia dan Izan Guevara memimpin lomba selepas start dari baris pertama. Sergio Garcia dan Izan Guevara melesat menjadi yang terdepan hingga 12 lap terakhir.

Namun sayang mesin motor yang dipacu Izan Guevara memilih untuk menyerah di 12 lap terakhir. Akibatnya Sergio Garcia perlahan mulai terkejar oleh pembalap lain. Beruntungnya, Sergio Garcia mampu bertahan hingga akhir balapan dan menjadi yang terdepan. Posisinya diikuti oleh Dennis Foggia (Leopard Racing) dan Ayumu Sasaki (Sterilgarda Husqvarna Max).

Sementara itu pembalap Indonesia, Mario Aji gagal melanjutkan tren positifnya untuk membawa pulang poin secara beruntun. Sebab, Mario Aji hanya mampu finis di peringkat ke-21 pada balapan Moto3 Argentina 2022. Rider Honda Team Asia tersebut harus turun satu peringkat dari posisi awalnya, yakni P20. Dirinya harus keluar dari posisi 20 besar setelah hanya merampungkan balapan dengan catatan waktu 38 menit 48.313 detik.

Padahal, di Moto3 Qatar ia menempati posisi ke-19. Sedangkan di Moto3 Mandalika dirinya menggondol dua poin usai menyelesaikan balapan di P14. Melalui siaran pers yang diterima Tribun-Bali.com dari Honda Asia Team, Mario Aji disebut mengalami kendala kecil. Rekan setim Mario Aji di Honda Team Asia, Taiyo Furusato, mampu tampil cukup baik. Rider asal Jepang itu mengakhiri debutnya dengan naik 5 peringkat ke posisi 17. Padahal, sebelumnya ia mulai dari P22. Meski begitu, dirinya belum mampu merengkuh poin.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama menyatakan dalam siaran persnya, bahwa balapan kali ini tak mudah bagi pembalap mudanya.

“Balapan hari ini tidak mudah bagi pembalap muda kami. Mario melakukan awal yang baik, tetapi masalah kecil selama balapan membuatnya tidak bisa tampil sebaik mungkin.”

Sementara terkait performa rekan duet Mario Aji, Aoyama menyatakan Taiyo telah melakukan yang terbaik. Apalagi dia masih berusia begitu muda dan baru saja pulih dari cedera.

“Tentang Taiyo, dia melakukan pekerjaan dengan baik, mengingat usianya dan cederanya. Dua puluh satu lap adalah balapan yang panjang baginya, tetapi dia berhasil dengan baik. Itu adalah balapan pertamanya. Kita tidak boleh mengingat bahwa keduanya masih muda dan pemula, dan mereka perlu mengumpulkan pengalaman balapan demi balapan.” tutup Aoyama.

Sementara itu Taiyo Furusato mengaku bahwa hasil ini amat penting baginya. Sebab ia perlu mendapatkan pengalaman untuk menyusul pembalap diurutan terdepan.

“Waktu putaran saya lebih baik daripada kualifikasi. Fakta ini penting bagi saya. Tetapi grup teratas terlalu cepat bagi saya saat ini. Saya perlu mendapatkan pengalaman untuk bisa secepat mereka, terutama saat lap pertama balapan. Balapan di Kejuaraan Dunia lebih kuat dari yang saya harapkan, tetapi bagaimanapun juga, saya senang berada di sini dan hasil keseluruhan akhir pekan ini.” ungkap Taiyo.

Berbeda dengan Taiyo, Mario Aji mengaku ini adalah balapan yang sulit. Namun ia tak begitu khawatir karena mendapatkan beberapa pengetahuan baru. Ia pun mengaku hanya butuh waktu untuk memecahkan masalah yang ia temui selama balapan.

“Akhir pekan yang sulit di sini di Argentina. Tetapi kami mendapatkan banyak informasi positif yang dapat membantu kami di masa depan. Yang paling penting sekarang adalah mempertahankan perkembangan yang konstan, setiap latihan, setiap balapan. Kami belajar banyak, kami perlu memecahkan beberapa masalah, tetapi kami hanya butuh waktu. Saya tidak khawatir tentang ini. Teruslah bekerja untuk akhir pekan depan terbaik di Austin.” ungkap Mario Aji.

Diketahui, MotoGP Austin akan digelar 11 April 2022 mendatang di Sirkuit Amerika.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This