ADILOKA.CO.ID – Telinga merupakan salah satu bagian panca indera. Telinga menjadi salah satu bagian atau organ tubuh yang penting karena berhubungan dengan fungsi salah satu indra, yaitu indra pendengaran. Beberapa orang masih menerapkan bahwa lubang telinga perlu untuk dibersihkan dengan cara mengorek kuping, yang biasanya dilakukan dengan bantuan cotton bud atau dengan bantuan jari yang dimasukkan ke dalam lubang tersebut. Padahal, kebiasaan yang satu ini ternyata bisa berujung pada hal-hal yang berbahaya.
Sebab, penggunaan jari untuk mengorek telinga bisa menyebabkan beberapa hal yang berbahaya. Hal ini disampaikan langsung oleh Dokter Ahli THT, Brett Comer yang menyatakan bahwa membersihkan telinga dengan jari menjadi bagian dalam salah satu kebiasaan yang salah dalam merawat kesehatan telinga.
Berikut ini adalah 3 ahaya kebiasaan korek kuping dengan jari, seperti dilansir dari Tribun Bali.
Infeksi
Jari dengan kuku, terlebih kuku yang cukup panjang, menyimpan bakteri di dalamnya, yang walaupun sudah dibersihkan kerap masih tertinggal sisa-sisa bakter tersebut. Hal ini yang membuat kebiasaan mengorek kuping dengan jari menjadi berbahaya. Pasalnya, bakteri di jari bisa berpindah ke dalam telinga dan menyebabkan infeksi berkepanjangan. Comer menyatakan bhawa memasukkan jari meningkatkan risiko infeksi dari kuman yang ada di jari.
Merobek lapisan telinga
Masih berhubungan dengan kuku, kuku yang tajam dan masuk ke dalam lubang telinga bisa meningkatkan risiko untuk merobek lapisan dalam telinga atau mendorong lilin masuk ke dalam telinga. Berkaitan dengan hal itu, benturan dan robekan bisa membuat telinga membengkak dan penyebabkan pendarahan. Membersihkan telinga memang perlu, tetapi cukup di bagian luar saja atau di bagian daun telinga, tidak perlu sampai memasukkan jari ke dalam lubang pendengaran tersebut.
Kualitas pendengaran menurun
Ini adalah dampak jangka panjang yang paling mungkin untuk terjadi. Kebiasaan mengorek telinga dengan jari bisa menyebabkan serumen terus terdorong dan menyebabkan penumpukkan yang menyumbat telinga. Kondisi ini menyebabkan pendengaran menurun karena gelombang suara tidak tersalurkan dengan baik.
Itulah tadi beberapa bahaya akibatt terlalu sering mengorek telinga, oleh sebab itu sebaiknya aktivitas mengorek telinga bisa mulai lebih dikurangi.
(***)
